Mendengar kata Viral, tentunya kamu bertanya-tanya…apa hubungannya sama Virus atau malah spiral ?? heuhehe…
Istilah Viral akhir-akhir ini banyak digunakan oleh marketer khususnya yang menggunakan media online untuk menyebarkan “virus” marketing. Contoh dari Viral marketing ini adalah ketika kamu mendapatkan SMS, e-mail, atau mungkin pesan di YM kamu/friendster/facebook/blogg dll, kemudian secara sukarela kamu mengirimkannya (forward) ke orang lain.
Misal : “Kami adalah perusahaan yg mengembangkan produk PDA merk xxxxxx, saat ini kami meluncurkan seri xxxx dimana telah ditambahkan fitur kamera 3 megapixel dan perbaikan system audio untuk menambah kenyamanan entertainment dari PDA. Sebarkan pesan ini ke 40 orang lain, dan siapa tahu kamu beruntung mendapatkan 1 PDA xxxx dari kami”
Ada banyak contoh eksekusi viral, selain berupa pesan…viral juga bisa dalam bentuk games, gambar, atau video. Viral merupakan bentuk alternative marketing testimony secara modern. Secara tradisional (tanpa menggunakan tekhnologi internet/ non online) kegiatan ini disebut sebagai word of mouth.
Namun tidak sedikit juga orang mencoba Viral namun tidak mendapatkan respon, alias macet pada penerima pertama. Beberapa hal yg membuat orang mau meneruskamn Viral ini adalah :
1.Esensi pesan bagi kepentingan penerima pesan viral
2.Unik (bisa berupa sesuatu yg lucu, mengejutkan, sangat bagus, atau sangat konyol sekalian)
3.Komunitas yg menjadi sasaran pertama (kemana pertama kali kamu akan mengirimkan viral ini)
4.Tawaran benefit bagi penyebar viral (optional)
Di Indonesia, media viral ini sudah mulai banyak digunakan. Biasanya bersifat sebagai teasers/warming up, ataupun digunakan ketika launching sebuah produk.
Ya, Viral Marketing adalah next stone dari mile stone Word of Mouth Marketing. Sudahkah kamu menggunakan media online untuk Viral ?
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment
