Setahun lalu, sebuah kompetisi konsep marketing communication diadakan. Kebetulan, rasa penasaran utk mencoba mendorongku utk mengikuti kompetisi tersebut.
Terinspirasi dari maraknya reality show & talent search yg digelar oleh TV-TV partikelir negeri ini, menelorkan sebuah gagasan mengusung talent search contest ke level lokal, lebih customized, dan membumi.
Para Talenta adalah agent yg dijadikan subyek sebagai ambassador untuk melakukan “shadow marketing” di lingkungan komunitas masing-masing. Kebetulan waktu itu bertepatan dengan ramadhan sehingga mengangkat tema religi sangat relevan.
Hasilnya luar biasa, dengan mengintegrasikan sumberdaya marketing yang ada (promosi, advertising, brand building, dll) terhadap event talent search tersebut menciptakan efek ganda terhadap peningkatan awareness, education, image, segmentation sharpened, indirect sales & revenue (walaupun tdk secara langsung).
Para Talenta tersebut terus mencari dukungan, mengkomunikasikan “brand”, membentuk ceruk pasar baru, dan memancing hardsales (yang mungkin tanpa mereka sadari) seperti yang diinginkan oleh perusahaan.
Konsep diatas dapat diterima, dan menghantarkan pemikiran tersebut menjadi yang terbaik diantara konsep lain yg ditawarkan pada kompetisi tersebut.
Sementara itu, beberapa hari yang lalu juga diadakan kompetisi serupa utk mengkomunikasikan “new program” kepada khalayak dengan segmen yang spesifik.
Lagi-lagi konsep shadow marketing melalui talent search ini kuajukan (dengan modifikasi dan inovasi dari pengalaman terdahulu).
Meskipun dalam realisasinya sedang “on Progress”, namun efek yang dihasilkan cukup membanggakan utk ukuran brand building & awareness. Para Talenta dan aktivitasnya menyedot perhatian yang luar biasa dari masyarakat. Tak ayal, konsep tersebut kembali menjadi yang terpilih sebagai salah satu yg terbaik.
*)sebuah catatan yg dinukil kembali dari blog sebelumnya
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment

